Bantuan UMKM: Ini Cara Daftar, Cek, dan Syarat!

Bantuan UMKM: Ini Cara Daftar, Cek, dan Syaratnya!

Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak yang signifikan pada ekonomi global, termasuk Indonesia.

Salah satu sektor yang terkena dampak serius adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sebagai respons terhadap krisis ekonomi yang disebabkan oleh pandemi, pemerintah Indonesia telah meluncurkan berbagai program bantuan, salah satunya adalah Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk UMKM.

Dalam artikel ini, kami akan membahas secara rinci mengenai Bantuan UMKM, mulai dari pengertian hingga cara mendaftar dan mengecek kelayakan untuk menerima bantuan ini.

Mengenal Bantuan UMKM

Sebagai langkah untuk membantu UMKM yang terdampak oleh pandemi, pemerintah Indonesia memutuskan untuk memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada pelaku UMKM.

Bantuan ini adalah inisiatif bersama dari dua kementerian utama, yaitu Kementerian Koperasi dan UKM, serta Kementerian Sosial.

Kementerian Koperasi dan UKM bertanggung jawab atas penyaluran BLT UMKM dengan nilai bantuan sebesar Rp2,4 juta per penerima.

Sasaran utama dari bantuan ini adalah pelaku usaha mikro.

Kementerian Sosial, di sisi lain, bertugas menyalurkan bantuan sebesar Rp3,5 juta kepada Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH).

Pertanyaannya sekarang adalah, mengapa bantuan ini sangat penting?

Mengapa UMKM perlu mendapatkan bantuan khusus selama pandemi?

Pentingnya Bantuan UMKM

Pandemi COVID-19 telah mengguncang ekonomi global dan Indonesia bukanlah pengecualian. Salah satu sektor yang paling terpukul adalah UMKM.

Usaha mikro, kecil, dan menengah merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia. Mereka berperan besar dalam menciptakan lapangan kerja, mendistribusikan kekayaan, dan mempertahankan stabilitas ekonomi negara.

Namun, selama pandemi, banyak UMKM menghadapi tantangan serius.

Penurunan pendapatan, penutupan usaha, dan ketidakpastian ekonomi telah menjadi ancaman yang menghantui para pelaku UMKM.

Oleh karena itu, pemerintah Indonesia merasa perlu untuk memberikan bantuan langsung kepada mereka.

Contoh Bantuan UMKM

Mari kita lihat beberapa contoh bantuan UMKM yang telah diberikan oleh pemerintah Indonesia:

  1. BLT UMKM: Program ini bertujuan untuk memberikan bantuan kepada pelaku UMKM yang telah terdaftar di dinas koperasi sesuai dengan domisili mereka. Setiap penerima bantuan UMKM akan menerima dana BLT sebesar Rp2,4 juta. Program ini awalnya dimulai pada Agustus 2020 dan sejatinya berakhir pada 31 Desember 2020. Namun, mengingat situasi yang masih sulit, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang program ini hingga tahun 2021. Dengan demikian, program ini menargetkan 12 juta pelaku usaha mikro dengan total anggaran Rp22 triliun.
  2. BLT KPM PKH: Bantuan ini disalurkan melalui Kementerian Sosial dan ditujukan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Besaran dana yang diberikan adalah sebesar Rp3,5 juta dan akan diberikan kepada setidaknya 10.000 keluarga penerima manfaat graduasi. Untuk menerima bantuan ini, Anda tidak perlu mendaftar secara khusus, tetapi harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.

Syarat Daftar agar Mendapat Bantuan BLT UMKM

Agar dapat menerima bantuan BLT UMKM, ada beberapa syarat yang harus Anda penuhi. Berikut adalah syarat-syarat umum yang harus dipenuhi untuk mendaftar dan menjadi penerima bantuan BLT UMKM:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI): Bantuan ini hanya tersedia untuk warga negara Indonesia.
  2. Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK): Anda harus memiliki NIK yang sah.
  3. Memiliki Usaha Mikro yang Terdaftar: Anda harus memiliki usaha mikro yang telah terdaftar di dinas koperasi sesuai dengan domisili Anda. Ini dapat dibuktikan dengan surat usulan calon penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari pengusul BPUM beserta lampirannya yang merupakan satu kesatuan.
  4. Tidak Termasuk Pegawai BUMN/BUMD, ASN, dan TNI/POLRI: Bantuan ini tidak tersedia bagi pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Aparatur Sipil Negara (ASN), dan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI).
  5. Tidak Sedang Menerima Kredit/Pembiayaan dari Perbankan & KUR: Anda tidak boleh sedang menerima kredit atau pembiayaan dari lembaga perbankan dan program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
  6. Domisili Usaha yang Berbeda dengan KTP: Jika Anda memiliki KTP dan domisili usaha yang berbeda, Anda bisa melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU).

Dengan memenuhi syarat-syarat ini, Anda dapat mendaftar untuk menerima bantuan BLT UMKM.

Namun, bagaimana cara melakukan pendaftaran ini? Simak penjelasannya di bawah ini.

Cara Daftar Bantuan UMKM

Bila Anda telah memastikan bahwa Anda memenuhi semua syarat yang diperlukan, langkah berikutnya adalah mendaftar agar Anda dapat menerima bantuan UMKM. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Kunjungi Pihak-Pihak yang Bersangkutan: Ada beberapa pihak yang dapat membantu Anda dalam proses pendaftaran. Ini termasuk:
    • Kementerian atau Lembaga: Anda dapat menghubungi langsung kementerian terkait atau lembaga yang terkait dengan UMKM.
    • Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Provinsi dan Kabupaten/Kota: Dinas ini biasanya memiliki informasi lengkap mengenai program BLT UMKM.
    • Koperasi yang Telah Disahkan sebagai Badan Hukum: Koperasi juga dapat membantu Anda dalam proses pendaftaran.
    • Perbankan dan Perusahaan Pembiayaan yang Terdaftar di OJK: Beberapa lembaga keuangan mungkin terlibat dalam program ini.
    • Lembaga Penyalur Kredit UMKM dari Pemerintah: Lembaga-lembaga ini juga dapat membantu Anda dalam proses pendaftaran.
  2. Proses Pendaftaran Online: Saat ini, Anda dapat melakukan pendaftaran secara online. Berikut langkah-langkahnya:
    • Buat Akun dan Login: Buat akun di platform yang disediakan dan login.
    • Pilih Jenis Pendaftaran: Pilih jenis pendaftaran yang sesuai, baik itu Perizinan Berusaha atau Perseorangan.
    • Isi Data Profil: Lengkapi formulir data profil Anda.
    • Tambahkan Data Usaha: Jika Anda memiliki lebih dari satu usaha, tambahkan data usaha tersebut.
    • Kirim Permohonan Izin: Anda mungkin perlu mengirimkan permohonan izin tertentu tergantung pada jenis usaha Anda.
  3. Proses Izin Komersial/Operasional: Setelah berhasil mendaftar, Anda juga perlu mengurus izin komersial atau operasional untuk usaha Anda. Berikut langkah-langkahnya:
    • Pilih Izin Komersial/Operasional: Pilih jenis izin yang sesuai dengan usaha Anda.
    • Lengkapi Data: Isi semua data yang diperlukan.
    • Lihat Draft Izin: Setelah selesai, Anda dapat melihat draft izin yang telah dibuat.

Setelah proses ini selesai, Anda telah berhasil mendaftar dan mengurus izin untuk mendapatkan bantuan UMKM. Namun, langkah selanjutnya adalah memeriksa apakah Anda memenuhi syarat untuk menerima bantuan ini.

Cara Cek Bantuan UMKM

Mengecek apakah Anda memenuhi syarat dan telah terdaftar sebagai penerima bantuan UMKM bisa dilakukan secara online. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Buka Situs Web Resmi: Buka situs web resmi yang telah disediakan oleh pihak yang bertanggung jawab atas program bantuan ini. Biasanya, ini adalah situs web dari bank yang menyalurkan bantuan.
  2. Cari Opsi Cek Bantuan UMKM: Di situs web tersebut, cari opsi yang memungkinkan Anda untuk memeriksa apakah Anda memenuhi syarat sebagai penerima bantuan UMKM.
  3. Masukkan Data Pribadi: Anda mungkin perlu memasukkan data pribadi seperti nomor KTP atau informasi lainnya.
  4. Verifikasi: Biasanya, ada proses verifikasi untuk memastikan bahwa Anda benar-benar memenuhi syarat untuk menerima bantuan ini. Ini mungkin melibatkan memasukkan kode verifikasi atau informasi tambahan.
  5. Cek Hasil: Setelah mengirimkan data Anda, Anda akan melihat hasilnya. Jika Anda memenuhi syarat, Anda akan diberitahu bahwa Anda berhak menerima bantuan ini. Sebaliknya, jika Anda tidak memenuhi syarat, Anda akan diberitahu bahwa Anda tidak terdaftar sebagai penerima bantuan UMKM.
  6. Pencairan Bantuan: Jika Anda memenuhi syarat, langkah selanjutnya adalah mengetahui bagaimana cara mencairkan bantuan ini. Biasanya, Anda perlu pergi ke kantor bank terdekat yang ditunjuk untuk mencairkan bantuan UMKM ini.

Kesimpulan

Bantuan UMKM merupakan langkah penting pemerintah Indonesia dalam membantu pelaku UMKM selama krisis ekonomi yang disebabkan oleh pandemi COVID-19.

Dengan memahami apa itu bantuan UMKM, contoh-contohnya, syarat-syaratnya, serta cara mendaftar dan mengecek kelayakan untuk menerima bantuan ini, pelaku UMKM memiliki akses yang lebih baik ke sumber daya yang diperlukan untuk mempertahankan usaha mereka selama masa sulit ini.

Semoga artikel ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang Bantuan UMKM dan membantu para pelaku UMKM di Indonesia.

Ikuti terus bloghrd.com untuk mendapatkan informasi seputar HR, karir, info lowongan kerja, juga inspirasi terbaru terkait dunia kerja setiap harinya!


Putri Ayudhia

Putri Ayudhia

Putri Ayudhia adalah seorang penulis konten SEO dan blogger paruh waktu yang telah bekerja secara profesional selama lebih dari 7 tahun. Dia telah membantu berbagai perusahaan di Indonesia untuk menulis konten yang berkualitas, SEO-friendly, dan relevan dengan bidang HR dan Psikologi. Ayudhia memiliki pengetahuan yang kuat dalam SEO dan penulisan konten. Dia juga memiliki pengetahuan mendalam tentang HR dan Psikologi, yang membantu dia dalam menciptakan konten yang relevan dan berbobot. Dia memiliki keterampilan dalam melakukan riset pasar dan analisis, yang membantu dia dalam menciptakan strategi konten yang efektif.
https://bloghrd.com