Cara Mengisi Formulir NPWP - bloghrd.com



Bagaimana cara mengisi formulir NPWP? Cara mengisi formulir NPWP tidak sulit, kok. Cari tahu disini!

Bagaimana cara mengisi formulir NPWP?

Pertanyaan ini biasanya diajukan Anda yang ingin membuat NPWP untuk pertama kalinya. Namun, sebelum mengajukan NPWP kita harus mengisi formulirnya terlebih dahulu. Jangan khawatir, cara mengisi formulir NPWP tidak sulit, kok. Anda hanya tinggal mengisi sesuai petunjuk yang sudah tersedia dalam formulir.
Nah, sebelum kami jelaskan cara mengisi formulir NPWP, sudahkah Anda tahu kenapa Anda harus punya NPWP?

Fungsi NPWP

Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) adalah identitas wajib pajak yang dibutuhkan saat menuntaskan hak dan kewajiban perpajakan. Selain dibutuhkan untuk urusan perpajakan, kita juga membutuhkan NPWP untuk berbagai urusan penting seperti membuat paspor, mengajukan pinjamkan bank hingga pembuatan Surat Izin Perdagangan Usaha (SIUP).
Tanpa panjang lebar lagi, untuk menjawab pertanyaan yang diajukan pada awal artikel ini, berikut contoh cara mengisi formulir NPWP.

Langkah Mengisi Formulir NPWP bagian awal

 
1. Kolom Jenis Pendaftaran
Cara mengisi formulir NPWP bagian jenis pendaftaran adalah dengan memberi tanda silang (X) pada kotak “Permohonan Wajib Pajak” jika formulir diisi dan ditandatangani oleh Anda sendiri, atau beri (X) pada “Pendaftaran Secara Jabatan” jika formulir diisi dan ditandatangani oleh petugas.
2. Kolom Nomor LHV/LHP
Cara mengisi formulir NPWP bagian Nomor LHV/LHP adalah dengan menulis nomor LHV/LHP yang mendasari pendaftaran secara jabatan.
 3. Kolom kategori
Cara mengisi formulir NPWP bagian Kategori dengan memberi tanda silang (X) pada kotak yang sesuai dengan Anda yakni:

  • Orang Pribadi.
  • Istri dengan perjanjian pemisahan harta dan penghasilan.
  • Istri memilih menjalankan hak dan kewajiban perpajakan terpisah.
  • Warisan yang belum terbagi sebagai satu kesatuan menggantikan yang berhak.
  • Wanita yang telah hidup terpisah berdasarkan putusan hakim.
BACA JUGA :  KPP Pratama Semarang Candisari

Cara mengisi formulir NPWP pada bagian Identitas Wajib Pajak

1. Nama Wajib Pajak diisi dengan nama lengkap Anda sesuai dengan KTP atau paspor. Apabila Anda memiliki gelar, masukan gelar Anda pada kotak “Gelar Depan”.
2. Tempat/Tanggal Lahir diisi dengan tempat dan tanggal lahir Anda sesuai dengan KTP atau paspor Anda.
3. Status Perkawinan diisi dengan tanda silang (X) pada kotak “Kawin” apabila Anda sudah dan masih dalam ikatan pernikahan.
4. Kebangsaan diisi dengan tanda silang (X) pada kotak yang sesuai. Cara mengisi formulir NPWP di bagian Kebangsaan ini apabila Anda berkebangsaan Indonesia, isi NIK sesuai dengan yang tertera pada KTP Anda. Untuk WNA, isi asal negara dan nomor paspor Anda.
5. Nomor Telepon/Handphone diisi dengan nomor telepon/handphone aktif yang Anda gunakan saat ini.
6. Email diisi dengan alamat email aktif.

Cara Mengisi Formulir NPWP pada bagian Sumber Penghasilan

1. Pekerjaan dalam hubungan kerja diisi dengan tanda silang (X) pada kotak yang sesuai dengan jenis pekerjaan Anda saat ini.
2. Kegiatan usaha diisi dengan jenis usaha yang Anda lakukan di luar pekerjaan sebagai pegawai. Apabila usaha Anda berdagang, isi merk dagang Anda. Silang “Ya” apabila Anda memiliki karyawan dan “Tidak” jika tidak ada karyawan. Pada metode pembukuan, silang sesuai dengan metode pembukuan yang Anda gunakan.
3. Pekerjaan bebas diisi dengan jenis usaha yang Anda lakukan di luar pekerjaan sebagai karyawan dan di luar kegiatan usaha Anda. Cara mengisi formulir NPWP bagian ini selebihnya sama dengan bagian kegiatan usaha.
4. Lainnya diisi dengan uraian pekerjaan Anda selain sebagai pegawai, pengusaha, atau pekerja bebas

BACA JUGA :  Fakta di Balik Ribetnya Membuat NPWP

Cara Mengisi Formulir NPWP pada bagian Alamat

1. Alamat tempat tinggal diisi dengan alamat tempat tinggal Anda saat ini. Kolom ini tidak perlu diisi jika Anda mendaftar dengan kategori cabang dan OPPT.
2. Alamat domisili sesuai KTP diisi dengan alamat tempat tinggal Anda sesuai dengan KTP Anda.
3. Alamat usaha diisi dengan alamat tempat usaha Anda.

Cara Mengisi Formulir NPWP pada bagian Informasi Tambahan

1. Jumlah tanggungan diisi dengan jumlah tanggungan Anda saat ini.
2. Kisaran penghasilan per bulan diisi dengan memberi tanda silang (X) kotak yang sesuai dengan penghasilan rata-rata Anda saat ini

Cara mengisi formulir NPWP pada bagian Pernyataan

Bacalah pernyataan yang Anda tulis dan periksa ulang kebenaran data. Jika sudah benar, bubuhkan tanda tangan Anda. Begitulah cara mengisi formulir NPWP. Mudah, bukan?
Nah, setelah NPWP sudah Anda miliki, jangan lupa untuk membayar dan melaporkan pajak Anda ya.



Ikuti terus bloghrd.com untuk mendapatkan informasi seputar HR, karir, info lowongan kerja, juga inspirasi terbaru terkait dunia kerja setiap harinya!


Putri Ayudhia

Putri Ayudhia

Putri Ayudhia adalah seorang penulis konten SEO dan blogger paruh waktu yang telah bekerja secara profesional selama lebih dari 7 tahun. Dia telah membantu berbagai perusahaan di Indonesia untuk menulis konten yang berkualitas, SEO-friendly, dan relevan dengan bidang HR dan Psikologi. Ayudhia memiliki pengetahuan yang kuat dalam SEO dan penulisan konten. Dia juga memiliki pengetahuan mendalam tentang HR dan Psikologi, yang membantu dia dalam menciptakan konten yang relevan dan berbobot. Dia memiliki keterampilan dalam melakukan riset pasar dan analisis, yang membantu dia dalam menciptakan strategi konten yang efektif.
https://bloghrd.com