Pasar Kerja, Angkatan Kerja dan Pengangguran di Indonesia - bloghrd.com



Indonesia sebagai Negara yang besar tentunya memiliki angkatan kerja yang sangat besar. Lalu,struktur pasar tenaga kerja di Indonesia pun berubah relatif cepat. Mari kita bahas bersama mengenai keadaan pasar kerja Indonesia dan karakteristik pekerja Indonesia!
Bagaimana keadaan pasar kerja di Indonesia?
Secara umum pasar kerja Indonesia ditandai oleh lapangan kerja yang dualistik yaitu lapangan kerja formal dan informal; tingkat pengangguran yang tinggi dan kualitas tenaga kerja yang rendah.
Bagaimana karakteristik tenaga kerja yang ada di Indonesia?
Dalam table 1, Anda bisa melihat karakteristik dasar tenaga kerja Indonesia sejak tahun 1997 hingga 2010.
Table 1. Karakteristik Dasar Ketenagakerjaan Indonesia (1997 – 2010)

Populasi & Angkatan Kerja 1997 2001 2004 2007 2010
Pendudukan ≥ 15 Thn (jutaan) 135,07 144,03 153,92 164,12 172,07
Angkatan Kerja (jutaan) 89,60 98,81 103,97 109,94 116,53
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) 66,3% 68,6% 67,6% 67% 67,7%
Bekerja   (jutaan) 85,41 90,81 93,72 99,93 108,21
Tingkat Partisipasi Kerja (TPK) 95,3% 91,9% 90,1% 90,9% 92,9%
Pengangguran Terbuka (jutaan) 4,19 8,00 10,25 10,01 8,32
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)  4.70% 8.10% 9.90% 9.10% 7.10%
Setengah Pengangguran (Jutaan)          
(0* Jam/Minggu) 1,69 2,48 2,27 2,35 2,49
( 1 – 14 Jam/Minggu)  5,95 4,28 4,24 5,22 5,78
  (15 – 24 Jam/Minggu) 11,34 10,05 9,80 9,98 12,48
 (24 – 34 Jam/Minggu) 14,65 13,40 13,91 14,17 15,01
BACA JUGA :  Gaji Upah Teknisi Galeri, Museum, dan Perpustakaan

 
Angkatan kerja Indonesia selama 1997 – 2010 tumbuh sebesar 26,13% dengan rata-rata pertumbuhan 2,01% /tahun. Tingkat partisipasi angkatan kerja juga mengalami sedikit kenaikan, dari 66,3% tahun 1997 menjadi 67,7% tahun 2010. Kenaikan jumlah angkatan kerja dan tingkat partisipasi angkatan kerja ini disebabkan oleh pertumbuhan penduduk. Sedang pertumbuhan penduduk yang bekerja selama periode tersebut mencapai sekitar 23,2% dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 1,78% /tahunnya.
Bagaimana perbandingan tingkat partisipasi kerja dan tingkat pengangguran di Indonesia?
Tingkat partisipasi kerja tahun 1996, setahun sebelum krisis ekonomi mencapai 94,9%, sedang tingkat pengangguran mencapai 5,1%. Saat krisis ekonomi berlangsung, tingkat partisipasi kerja terus mengalami penurunan hingga mencapai 88,8%, sebaliknya tingkat penggangguran terbuka meningkat mencapai 11,2% tahun 2005. Untuk lebih jelasnya, kita bisa melihat table dibawah ini.
Table 2. Trend Pengangguran 2000 – 2010 (juta)
Secara perlahan tingkat partisipasi kerja kemudian kembali meningkat hingga mencapai 92,86% seiring menurunnya tingkat pengangguran terbuka yang mencapai 7,1% pada tahun 2010.
Pengertian tingkat partisipasi kerja sebesar 92,86% disini menunjukkan bahwa setiap 100 orang yang aktif di pasar kerja, 93 di antaranya bekerja, sementara 7 sisanya merupakan pencari kerja alias (menganggur). Situasi ini menyebabkan pengangguran selalu ditemukan dalam pasar kerja.
Sumber :
Indonesia. Markus Sidauruk. Kebijakan Pengupahan di Indonesia
Berapa gaji Kamu ? Silakan isi di Survei Gaji
 



Ikuti terus bloghrd.com untuk mendapatkan informasi seputar HR, karir, info lowongan kerja, juga inspirasi terbaru terkait dunia kerja setiap harinya!


Putri Ayudhia

Putri Ayudhia

Putri Ayudhia adalah seorang penulis konten SEO dan blogger paruh waktu yang telah bekerja secara profesional selama lebih dari 7 tahun. Dia telah membantu berbagai perusahaan di Indonesia untuk menulis konten yang berkualitas, SEO-friendly, dan relevan dengan bidang HR dan Psikologi. Ayudhia memiliki pengetahuan yang kuat dalam SEO dan penulisan konten. Dia juga memiliki pengetahuan mendalam tentang HR dan Psikologi, yang membantu dia dalam menciptakan konten yang relevan dan berbobot. Dia memiliki keterampilan dalam melakukan riset pasar dan analisis, yang membantu dia dalam menciptakan strategi konten yang efektif.
https://bloghrd.com