Apa Itu Kartu Kredit? Kenali Fungsi dan Cara Kerjanya di Sini! - bloghrd.com


Apa Itu Kartu Kredit?

Beberapa orang mungkin tidak tahu pasti apa itu kartu kredit. Kartu kredit adalah alat pembayaran secara online atau non tunai dengan menggunakan kartu yang diterbitkan oleh bank negeri maupun bank swasta. Adapun fasilitas yang ada dalam kartu kredit biasanya berupa promo penggunaan dan diskon untuk penggunanya. Salah satu keuntungan dalam penggunaan kartu kredit adalah Anda dapat melakukan transaksi terlebih dahulu dan membayar nominal yang telah digunakan pada awal bulan ke bank yang menyediakan kartu kredit tersebut untuk Anda. 
Dalam hal ini, bank adalah pihak ketiga dari Anda dan penjual. Dengan menggunakan kartu kredit, bank akan memfasilitasi Anda agar waktu dalam bertransaksi lebih fleksibel. Namun, tentu dalam penggunaannya Anda juga diminta untuk patuhi syarat dan ketentuan yang diatur oleh bank, mulai dari pendaftaran, limit pembayaran, dan bunga yang diambil oleh bank. 
Baca Juga: Mengapa Harus Bayar Pajak? Ini Jawabannya yang Perlu Diketahui

Fungsi Kartu Kredit

Dengan penjelasan di atas, Anda tentu semakin penasaran dengan kartu kredit, terutama dalam hal fungsi dan keuntungan yang dapat Anda peroleh, bukan? Berikut ini fungsi dari kartu kredit: 

1. Sebagai Alat Pembayaran yang Relatif Aman, Praktis, dan Nyaman

Salah satu fungsi kartu kredit yang paling utama adalah sebagai alat pembayaran yang aman, praktis, dan nyaman. Prosesnya yang cepat membuat waktu Anda dalam bertransaksi lebih ringkas, keamanan terjamin, dan apabila kartu kredit Anda hilang, Anda bisa langsung melakukan pemblokiran agar tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. 
Anda juga bisa langsung mengajukan kehilangan kepada pihak yang menerbitkan kartu kredit tersebut dan bisa langsung diblokir. 

2. Memberikan Perlindungan Tambahan atas Pembelian

Sebagai alat pembayaran, tentu pihak penerbit kartu kredit akan menawarkan berbagai manfaat tambahan. Adapun fungsi dari kartu kredit juga untuk memberikan perlindungan tambahan atas pembelian sebuah barang. Beberapa perusahaan atau bank penerbit kartu kredit biasanya akan bersedia membantu Anda dalam menyelesaikan masalah seputar pembelian suatu produk. Jika dari pihak penjual bersedia mengambil kembali produk yang cacat atau tidak memuaskan, Anda bisa mencoba menghubungi penerbit kartu kredit dengan catatan, penerbit kartu kredit tersebut memang menawarkan fasilitas perlindungan yang dimaksud. 
Baca Juga: Pembayaran Invoice Tepat Waktu, Simak Tipsnya di Sini!

BACA JUGA :  Mengenal Pemberitahuan Impor Barang (PIB)

3. Penolong dalam Keadaan Darurat

Siapa saja tentu tidak ingin mengalami musibah atau keadaan darurat yang berpotensi merugikan. Namun, terkadang keadaan seperti ini tidak dapat dihindari. Salah satu fungsi dari kartu kredit adalah menjadi alat yang dapat membantu Anda dalam melakukan pembayaran yang sifatnya darurat atau Anda kesulitan dalam memperoleh uang tunai dengan cepat. 

4. Memudahkan dalam Mengatur Keuangan

Terkadang, Anda mungkin dihadapkan dengan sulitnya mengatur keuangan Anda bukan? Biasanya, dengan kartu kredit Anda dapat melakukan pembayaran tagihan secara penuh atau dengan cicilan. Ini akan membantu Anda dalam hal perencanaan anggaran keuangan pribadi maupun rumah tangga Anda. Terutama ketika Anda bermaksud untuk melakukan pembelian yang jumlahnya cukup besar. Anda dapat mengatur pembayarannya dengan rencana anggaran yang sesuai dengan kemampuan Anda. 

5. Pengeluaran Anda Lebih Tertata

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya. Dengan kartu kredit, Anda akan mendapatkan catatan setiap transaksi yang Anda lakukan dalam sebuah lembar tagihan di setiap bulannya. Tagihan tersebut tentu berisi seluruh transaksi yang Anda lakukan dengan menggunakan kartu kredit. Dengan adanya lembar transaksi tersebut, pengeluaran Anda di setiap bulannya akan dapat dilacak, sehingga pengeluaran Anda bisa lebih tertata dan Anda bisa mengatur keuangan Anda jauh lebih bijak. 

6. Mempermudah Anda dalam Transaksi Online

Berbelanja secara online tampaknya bukan hal yang tabu untuk dilakukan dewasa ini. Kini banyak toko online yang transaksi pembayarannya dilakukan pula secara online. Selain dengan transfer bank, pilihan menggunakan kartu kredit pun disediakan. Hampir semua situs belanja online kini menerima pembayaran dengan kartu kredit.

Bagaimana Cara Menggunakan Kartu Kredit?

Mungkin sebagian dari Anda berpikir bahwa penggunaan kartu kredit sama seperti penggunaan kartu debit. Namun, ternyata ada perbedaan yang cukup signifikan antara keduanya. Lalu, bagaimana cara menggunakan cartu kredit yang baik dan benar? Berikut ini adalah tata cara menggunakan kartu kredit yang benar dan aman: 

BACA JUGA :  Secara Umum, Ini 7 Jenis Pajak yang Dikenakan Pada Perusahaan

1. Pantau Pengeluaran Anda

Meski kartu kredit merupakan alat pembayaran yang bisa memberikan kemudahan dalam bertransaksi, namun Anda harus tetap berhati-hati dalam menggunakannya. Anda bisa saja terlibat utang kartu kredit yang sulit untuk Anda lunasi yang akhirnya dapat membuat Anda kesulitan. Jadi, pengendalian pengeluaran adalah kunci. Cek selalu tagihan bulanan Anda dan pastikan Anda memiliki limit pada diri sendiri dalam melakukan transaksi apapun.

2. Bayar Kartu Kredit Tepat Waktu

Setelah melakukan transaksi, pastikan Anda memeriksa tanggal jatuh tempo tagihan Anda. Bayarlah tagihan Anda dengan tepat waktu dan sesuai dengan kemampuan Anda. Hal ini dapat menghindarkan Anda dari biaya keterlambatan (late charge fee) dan bunga. 
Baca Juga: Tunai hingga Dompet Elektronik, Ini Jenis Sistem Pembayaran yang Ada di Indonesia

3. Maksimalkan Pembayaran

Dalam pembayaran kartu kredit, sebaiknya Anda melakukan pembayaran maksimal. Apabila Anda melakukan pembayaran minimum setiap bulannya, Anda akan membayar mahal untuk bunga dan membutuhkan waktu yang lama untuk melunasi tagihan Anda.

4. Tentukan Limit Kartu Kredit Anda Sesuai dengan Kemampuan

Anda bisa meminta limit kartu kredit sesuai dengan kemampuan Anda. Pastikan juga Anda tidak tergoda untuk menggunakan seluruh limit kartu kredit dan gunakanlah kartu kredit sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan Anda. Limit kartu kredit bukan untuk Anda habiskan. Anda perlu memiliki rem dan memastikan bahwa limit tagihan kartu kredit Anda masih dalam batas kemampuan Anda. 

5. Kartu Kredit Bukan untuk Memenuhi Kebutuhan Anda

Perlu dipahami bahwa bila Anda membutuhkan dana darurat atau kekurangan uang tunai, penggunaan kartu kredit atau cash advance bukanlah pilihan yang tepat apalagi bila untuk jangka panjang. 

6. Rajin Periksa Tagihan Kartu Kredit

Cara yang paling ampuh dalam memastikan bahwa seluruh transaksi yang ada memang yang Anda lakukan adalah dengan menyimpan seluruh slip transaksi kartu kredit Anda dan bandingkan dengan slip yang dimaksud di tagihan tersebut. Ini untuk memastikan bahwa tagihan tersebut benar milik Anda atau transaksi yang memang Anda lakukan. Bila terjadi transaksi yang tidak Anda lakukan, segera hubungi penerbit kartu kredit Anda untuk melakukan konfirmasi atas tagihan tersebut. 

BACA JUGA :  Account Receivable & Account Payable: Kenali Dua Istilah Akuntansi Ini!

7. Tutup Kartu Kredit Sesuai Prosedur

Jika suatu hari Anda ingin melakukan penutupan kartu kredit, maka Anda harus memastikan bahwa proses penutupan kartu kredit dilakukan oleh pihak yang berwenang dan tidak ada tagihan yang tertinggal atau belum selesai. Sebaiknya permintaan penutupan kartu kredit juga dilakukan dalam bentuk tertulis/resmi.
Baca Juga: 10 Alasan Proses Bisnis Lebih Lancar dengan Aplikasi Pajak

Jenis-Jenis Kartu Kredit

Bila saat ini Anda belum memiliki kartu kredit dan ingin memilikinya. Namun, masih bingung dengan banyaknya jenis kartu kredit yang ada, maka simak penjelasan jenis-jenis kartu kredit di bawah ini: 

  • Kartu Kredit Silver: Kartu kredit ini memiliki limit terendah sekitar Rp4.000.000 – Rp7.000.000. Biasanya dapat diajukan oleh nasabah dengan penghasilan minimal Rp3.000.000/bulan. 
  • Kartu Kredit Gold: Limit dari kartu kredit jenis ini sekitar Rp10.000.000 – Rp40.000.000. Nasabah bisa mengajukan dengan syarat, penghasilan nasabah mulai dari Rp5.000.000 – Rp10.000.000/bulan.
  • Kartu Kredit Platinum: Limit dari kartu kredit platinum sekitar Rp40.000.000 – Rp1.000.000.000. Biasanya diajukan oleh nasabah dengan penghasilan minimum Rp180.000.000/bulan. 
  • Kartu Kredit Titanium: Kartu kredit jenis ini merupakan kartu kredit yang terbatas kepemilikannya. Biasanya hanya nasabah yang diundang secara langsung oleh pihak bank yang bisa memiliki kartu kredit titanium ini. Proses kepemilikannya pun dipilih oleh bank, sehingga tidak dapat dipastikan apa saja yang menjadi persyaratan dari kepemilikan kartu kredit titanium. Namun, dengan penjelasan di atas dapat dipastikan bahwa hanya yang berpenghasilan yang sangat tinggi dengan catatan kekayaan mencapai nominal tertentulah yang dapat memilikinya. 
  • Kartu Kredit Spesial: Dari namanya saja Anda tentu meyakini bahwa kartu kredit jenis ini tidak tersedia secara general. Misalnya saja, kartu kredit dengan brand Visa yang mengeluarkan kartu kredit Visa Signature dan Visa Infinite. Tentu kartu kredit ini tidak untuk sembarang orang. Biasanya kartu kredit ini dimiliki oleh para pengusaha besar dengan aset milyaran atau tokoh-tokoh terkenal dengan penghasilan yang juga tidak sedikit. Selain Visa ada juga brand MasterCard yang diperuntukan bagi kalangan tertentu. 



Ikuti terus bloghrd.com untuk mendapatkan informasi seputar HR, karir, info lowongan kerja, juga inspirasi terbaru terkait dunia kerja setiap harinya!


Putri Ayudhia

Putri Ayudhia

Putri Ayudhia adalah seorang penulis konten SEO dan blogger paruh waktu yang telah bekerja secara profesional selama lebih dari 7 tahun. Dia telah membantu berbagai perusahaan di Indonesia untuk menulis konten yang berkualitas, SEO-friendly, dan relevan dengan bidang HR dan Psikologi. Ayudhia memiliki pengetahuan yang kuat dalam SEO dan penulisan konten. Dia juga memiliki pengetahuan mendalam tentang HR dan Psikologi, yang membantu dia dalam menciptakan konten yang relevan dan berbobot. Dia memiliki keterampilan dalam melakukan riset pasar dan analisis, yang membantu dia dalam menciptakan strategi konten yang efektif.
https://bloghrd.com