Integrasi Ekonomi ASEAN untuk Ekspansi Perluasan Pasar

Integrasi Ekonomi ASEAN untuk Ekspansi Perluasan Pasar. Apa sih itu? Bloghrd.com akan mengulasnya disini.

Dalam keseharian kita pasti beberapakali mendengar kata integrasi.

Kalau merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesai (KBBI), integrasi adalah pembauran sehingga menjadi kesatuan yang utuh dan bulat.

Ada juga yang mengartikan integrasi sebagai saduran bahasa Inggris yang memiliki makna kesempurnaan atau keseluruhan yang utuh.

Integrasi ini banyak dilakukan di berbagai bidang, karena menunjukkan suatu kerjasama yang baik satu sama lain.

Yang tadinya terpisah atau sendiri-sendiri, sekarang menjadi satu dan bekerjasama.

Integrasi ini juga dilakukan oleh banyak lapisan masyarakat, mulai ruang lingkup terkecil keluarga hingga sampai di lingkup negara sudah saling berintegrasi.

Di lingkup negara juga banyak melakukan integrasi diberbagai bidang. Salah satu yang dilakukan adalah integrasi ekonomi.

Begitupun Indonesia yang melakukan beberapa integrasi ekonomi dan salah satunya adalah integrasi ekonomi ASEAN.

Ketahui Tentang Integrasi Ekonomi ASEAN untuk Ekspansi Perluasan Pasar

Kita perlu tahu apa sebenarnya integrasi ekonomi ASEAN itu, apalagi kalau memang sedang ingin berekspansi dengan perluasan pangsa pasar.

Ketahui Tentang Integrasi Ekonomi ASEAN untuk Ekspansi Perluasan Pasar.

Integrasi Ekonomi ASEAN

Dengan adanya ASEAN, memberikan kontribusi besar bagi perekonomian negara anggotanya.

Indonesia tentu sebagai salah satu anggotanya juga merasakan dampak besar dari hadirnya ASEAN.

Indonesia sendiri menjadi barometer perekonomian di ASEAN. Berdasarkan PDB (Produk Domestik Bruto), Indonesia merupakan negara ke-8 ekonomi terkuat di dunia.

Prediksi World Bank di tahun 2025, peringkat Indonesia naik menjadi nomer 5 di dunia.

Salah satu bentuk integrasi ekonomi ASEAN yang berjalan sejak tahun 1992 untuk menaikkan potensi pasar adalah adanya pasar bebas atau dikenal dengan nama ASEAN Free Trade Agreement (FTA) yang saat ini sudah ada 5 FTA di ASEAN.

BACA JUGA :  Perbedaan Pasar Persaingan Sempurna dan Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Javanovic dalam buku Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tahun 2015 menyebutkan integrasi ekonomi ini adalah sebuah proses suatu negara meningkatkan kemakmurannya dengan melakukan kebijakan integrasi ekonomi.

Kebijakan itu menurut United Nation Conference on Trade and Development (UNCTAD) adalah dengan cara memfasilitasi perdagangan dari internasional dan pergerakan faktor produksi lintas negara.

Hadirnya MEA ini mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan perekonomian nasional dan juga meningkatkatkan perlindungan konsumen dalam perdagangan antara negara di ASEAN.

Integrasi ekonomi ini berbeda dengan integrasi keuangan, karena berbeda sektor dalam kegiantan integrasinya.

Dan menjadi persamaan antara integrasi keuangan dan integrasi ekonomi adalah kalau integrasi ekonomi itu berfokus di sekotr riil untuk pertumbuhan ekonomi.

Sedangkan integrasi keuangan lebih fokus pada kegiatan kerjasama dalam memlihara stabilitas keuangan di negara ASEAN.

Konsep-konsep Integrasi Ekonomi.

Konsep-konsep Integrasi Ekonomi

Sebenarnya konsep integrasi ekonomi ASEAN ini ada dua, yaitu integrasi pasar, integrasi kebijakan dan ambigu akan aturan yang saling berseberangan antara pelarangan penjualan dengan izin pemerintah.

Integrasi pasar dimulai dengan  pergerakan pasar oleh supply and demand. Sehingga aktivitas barang dan jasa akan dilakukan oleh seluruh pelaku pasar yang melakukan integrasi.

Sedangkan integrasi kebijakan lebih pada peraturan yang dibuat untuk seluruh peserta dan wajib dipatuhi seluruh peserta integrasi.

Sedangkan untuk konsep ambigu yang terjadi lebih kepada beberapa kepentingan yang saling berbeda.

Mulai dari kepentingan untuk menambah dan membatasi jual beli dalam pasar ASEAN.

Melakukan integritas ekonomi ini bisa sangat menguntungkan para peserta integritas karena ada aktualisasi dan peningkatan kualitas pasar, mulai nilai jual hingga variasi kualitas produk.

Sehingga akan terjadi efisiensi produksi dengan pasar lebih lebih luas dan pengeluaran biaya produksi bisa ditekan.

BACA JUGA :  Peran Industri IT dalam Revolusi Industri 4.0 Indonesia

Keseluruhan integrasi ekonomi ini akan meningkatkan nilai investasi para peserta yang mengikuti integritas tersebut.

Walau begitu ternyata bisa berdampak kerugian juga karena integritas ekonomi ini, salah satunya adanya pembatasan kewenangan suatu negara terhadap kebijakan fiskal, moneter, atau keuangan yang mempengaruhi kinerja ekonomi dalam negeri.

Dan ini dapat membuat suatu negara menjadi kehilangan pasarnya, sehingga harus melakukan impor.

Banyak yang harus dipahami ketika kita akan melakukan integrasi ekonomi di ASEAN.

Karena dengan perdagangan yang terbuka luas nanti, kita harus siap dengan segala konsekuensinya.

Karena itu, sebelum lebih jauh kita harus bisa mempersiapkan pengaturan keuangan perusahaan dengan sangat baik.

Dan integrasi ekonomi ASEAN siap kita ikuti demi pasar global se-ASEAN yang sangat luas dengan harapan peningkatan kualitas perekonomian juga naik.


Leave a Reply

Your email address will not be published.