Branding: Pengertian, Unsur, Jenis dan Tujuannya - bloghrd.com

Di zaman sekarang ini, branding memiliki peran besar. Branding adalah sesuatu hal yang penting dan harus dibangun oleh sebuah bisnis. Persaingan bisnis yang ketat tentunya membuat Anda harus kreatif dalam menciptakan merek suatu produk, terlebih saat ini banyak jutaan pebisnis yang menjual produk sejenis dengan produk yang Anda miliki.

Oleh karena itu, sebagai pelaku usaha tentunya Anda harus memiliki dan membangun brand tepat. Ingat, brand yang kuat dapat dengan mudah dikenal oleh konsumen sehingga hal ini akan membuat Anda bisa bersaing di tengah ketatnya persaingan.

Pengertian Branding 

Branding berasal dari kata brand (Bahasa Inggris) yang jika diartikan dalam Bahasa Indonesia berarti merek. Brand dan branding memiliki arti yang berbeda. Brand berarti merek, sementara branding adalah kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh perusahaan dan bertujuan untuk membangun serta membesarkan sebuah merek.

Pengertian Branding Menurut Para Ahli

Beberapa ahli mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian branding, di antaranya:

  • Kotler (2009)
    Menurut Kotler, pengertian branding adalah pemberian nama, istilah, tanda, simbol, rancangan, atau kombinasi dari kesemuanya, yang dibuat dengan tujuan untuk mengidentifikasikan barang atau jasa atau kelompok penjual dan untuk membedakan dari barang atau jasa pesaing.
  • Landa (2006)
    Menurut Landa, pengertian branding adalah bukanlah sekedar merek atau nama dagang dari sebuah produk, jasa atau perusahaan. Namun semuanya yang berkaitan dengan hal-hal yang kasat mata dari sebuah merek; mulai dari nama dagang, logo, ciri visual, citra, kredibilitas, karakter, kesan, persepsi, dan anggapan yang ada di benak konsumen perusahaan tersebut.
  • Wikipedia
    Branding adalah proses penciptaan atau peninggalan tanda jejak tertentu di benak dan hati konsumen melalui berbagai cara yang memberikan dampak bagi kehidupan konsumen tersebut.
  • American Marketing Association
    Branding atau merek adalah “nama, istilah, tanda, simbol atau rancangan atau kombinasi dari hal-hal tersebut. Tujuan dari pemberian merek adalah untuk mengidentifikasi produk atau jasa yang dihasilkan sehingga berbeda dari produk jasa yang dihasilkan oleh pesaing.
  • Anholt (2003:5)
    Branding adalah kegiatan membangun sebuah brand. Membuat identitas, termasuk logo, adalah salah satu kegiatan branding. Branding adalah proses mendesain, merencanakan, serta mengkomunikasikan nama dan identitas dengan tujuan membangun atau mengelola reputasi.
  • Neumeier (2003:54)
    Branding artinya suatu pernyataan tentang siapa (identitas) apa yang dijalankan (produk/jasa yang ditawarkan), dan tentang kenapa sebuah merek layak dipoilih (keistimewaan). Brand yaitu reputasi, merek yang mempunyai reputasi merupakan merk yang menjanjikan, sehingga masyarakat umum mempercayai dan memilih merek tersebut
  • Aaker (1996)
    Branding atau merek adalah sebuah janji seorang penjual atau perusahaan yang konsisten dalam memberikan nilai, manfaat, fitur, dan kinerja tertentu bagi pembelinya.
BACA JUGA :  Cara Cek uang Penghasilan Di Kalkulator TikTok

Unsur-Unsur Branding

Tidak hanya mengetahui pengertiannya, kita juga perlu tahu apa saja unsur-unsur yang ada di dalam branding. Unsur terpenting dalam kegiatan branding tentunya ada pada merek itu sendiri. Namun, sebuah brand juga harus didukung oleh simbol identitas visual untuk mendukung komunikasi pemasaran sebuah merek agar mudah dikenal dan diingat oleh masyarakat. Adapun unsur-unsur branding adalah sebagai berikut:

  • Nama merek
    Nama adalah hal pertama dan terpenting yang harus diperhatikan saat Anda akan melakukan branding. Tanpa nama, produk tidak memiliki identitas sehingga masyarakat akan sulit mengenalnya.
  • Logo
    Logo ini meliputi tipe logo, monogram, bendera, dan lain sebagainya. Saat pembuatan logo, Anda harus memperhatikan beberapa faktor, antara lain keunikan dan image yang sesuai dengan brand. Logo yang unik tentunya akan meninggalkan kesan di hati konsumen.
  • Tampilan visual
    Tampilan visual dapat diaplikasikan pada desain produk, kemasan, desain seragam, dan lain-lain.
  • Juru bicara
    Dalam hal ini, juru bicara bisa direpresentasikan oleh co-founder, maskot, atau tokoh perusahaan.
  • Suara
    Kehadiran suara akan melengkapi unsur visualisasi branding, seperti ikon bunyi, nada, lagu.
  • Kata-kata
    Kata-kata meliputi slogan, tagline, jingle, dan lain-lain yang baik tentunya akan meninggalkan kesan mendalam.

Jenis-Jenis Branding

Selain unsur-unsur, branding memiliki beberapa jenis, di antaranya adalah:

Product Branding

Product branding adalah jenis branding yang paling umum. Merek atau produk yang berhasil adalah produk yang dapat mendorong konsumen untuk memilih produk miliknya dibandingkan kompetitor.

Personal Branding

Alat pemasaran yang populer di kalangan public figure, seperti musisi, artis, polisi, dan lainnya sehingga memberikan pandangan tersendiri di mata masyarakat.

BACA JUGA :  Sifat Sikap Pemimpin Juga Contoh Kepempimpinan Yang Baik Itu Begini!

Corporate Branding

Semua aspek perusahaan mulai dari produk atau jasa yang ditawarkan hinggai kontribusi karyawan di mata masyarakat. Corporate branding memiliki peran yang sangat penting untuk mengembangkan reputasi perusahaan di pasar.

Geographic Branding

Branding ini bertujuan untuk mengenalkan produk atau jasa saat suatu nama lokasi disebutkan seseorang. Oleh karena itu, ketika seseorang menyebutkan nama kota, misalnya Bandung maka orang akan dengan mudah mengingat sesuatu yang khas, seperti cireng atau batagor.

Cultural Branding

Mengembangkan reputasi tentang lingkungan dan orang-orang dari lokasi atau kebangsaan tertentu.

Fungsi dan Tujuan Branding

Adapun fungsi dari branding adalah sebagai berikut:

  • Sebagai pembeda, di mana perusahaan yang mempunyai brand kuat akan mudah dibedakan dengan pesaingnya.
  • Promosi dan daya tarik, jika Anda memiliki brand yang kuat maka promosi akan lebih mudah dilakukan.
  • Membangun citra, keyakinan, jaminan kualitas dan prestise yang akan membuat bisnis Anda menjadi mudah diingat.
  • Pengendali pasar: brand yang kuat dapat mengendalikan pasar karena masyarakat telah mengenalnya.

Manfaat Branding 

Branding adalah hal terpenting bagi perusahaan, terlebih di zaman sekarang. Ada banyak manfaat yang dapat diperoleh perusahaan dengan melakukan branding, yaitu:

  • Memudahkan perusahaan mendapatkan loyalitas pelanggan terhadap produk atau jasa Anda.
  • Memberikan daya tarik bagi konsumen.
  • Peluang bagi Anda sebagai pelaku usaha untuk melakukan diferensiasi produk.
  • Membuka peluang perusahaan untuk menetapkan harga jual yang tinggi.
  • Menjadi pembeda atau ciri tertentu yang membedakan produk perusahaan dengan produk milik kompetitor.

Itulah penjelasan mengenai branding. Jadi, Anda sudah tahu kan bahwa branding memiliki peranan yang penting dan tidak boleh terlewatkan. Kegiatan ini harus dilakukan dengan benar agar merek usaha Anda dapat dikenal dengan baik oleh konsumen.

BACA JUGA :  6 Strategi Perusahaan Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0


Putri Ayudhia

Putri Ayudhia

Putri Ayudhia adalah seorang penulis konten SEO dan blogger paruh waktu yang telah bekerja secara profesional selama lebih dari 7 tahun. Dia telah membantu berbagai perusahaan di Indonesia untuk menulis konten yang berkualitas, SEO-friendly, dan relevan dengan bidang HR dan Psikologi. Ayudhia memiliki pengetahuan yang kuat dalam SEO dan penulisan konten. Dia juga memiliki pengetahuan mendalam tentang HR dan Psikologi, yang membantu dia dalam menciptakan konten yang relevan dan berbobot. Dia memiliki keterampilan dalam melakukan riset pasar dan analisis, yang membantu dia dalam menciptakan strategi konten yang efektif.
https://bloghrd.com