Contoh Kekurangan Gunakan Form Lembur Karyawan Manual

Berikut ini adalah beberapa contoh kekurangan gunakan form lembur karyawan akan dibahas bloghrd.com.

Setiap karyawan yang bekerja pada suatu perusahaan, pasti pernah atau sering mengalami lembur saat bekerja.

Hal ini biasanya dilakukan karena ada suatu prioritas pekerjaan yang harus diselesaikan.

Alhasil, lemburpun harus dilaksanakan oleh setiap karyawan yang bertanggung jawab akan pekerjaan mereka.

Bagi karyawan yang lembur, disarankan untuk mengisi form lembur karyawan agar pihak HR dapat menghitung waktu lembur setiap karyawan.

Hal ini menjadi tugas penting divisi HR dalam menghitung setiap lembur karyawan.

Oleh karena itu, dibutuhkan ketelitian dalam mengecek dan menghitung form lembur karyawan yang masuk di hari-hari tertentu.

Pada dasarnya, form lembur karyawan digunakan sebagai bukti waktu lembur dan penghitungan upah per jamnya.

Akan tetapi, form ini justru menghambat pekerjaan divisi HR dalam mendata waktu lembur setiap karyawan.

Contoh Kekurangan Gunakan Form Lembur Karyawan Secara Manual

Contoh Kekurangan Gunakan Form Lembur Karyawan Secara Manual

Berikut ini kendala yang ditimbulkan saat HR mulai menghitung dan menggunakan form lembur karyawan.

Bentuk Form yang Berbahan Kertas Tidak Efisien

Kendala yang sering ditemukan pada saat pendataan adalah form lembur karyawan tercecer dan hilang.

Hal ini bisa disebabkan karena ketidak hati-hatian saat menyimpannya.

Dimana, form lembur karyawan yang diajukan harus diketahui dan ditandatangani oleh beberapa pihak seperti supervisor, manajer, HR, hingga pemimpin perusahaan.

Bukan tidak mungkin form lembur karyawan akan tercecer dan hilang karena proses dari satu ke yang lainnya.

Hal ini menunjukkan ketidakefisienan proses pengajuam lembur setiap karyawan pada suatu perusahaan pastinya.

BACA JUGA :  Cara Hitung Pajak Freelance

Prosedur Pengajuan Memakan Waktu

Hal-hal yang menyebabkan waktu persetujuan sering tertunda dan molor adalah pada pihak yang berkepentingan terkadang tidak ada di tempat atau sedang dinas ke luar kota.

Alhasil, proses persetujuan akan tertunda dan menghambat pekerjaan HR nantinya dalam mendata form lembur karyawan yang masuk.

Proses Input Data yang Kurang Efektif

Setelah form lembur karyawan sudah ditandatangani beberapa pihak dan disetujui, langkah selanjutnya adalah memasukkan data ke komputer atau laptop untuk memulainya proses pengitungan upah lembur.

Proses ini tentu membutuhkan ketelitian dan kecermatan, jika HR salah memasukkan angka, maka fee dari lembur karyawan juga tidak sesuai dengan laporan.

Oleh karena itu, proses ini terkadang tidak efektif dilakukan.

Pekerjaan yang Harus Dilakukan 2 Kali

Setelah menginput data dari form lembur karyawan, HR juga harus menghitung upah yang harus dibayarkan sebagai upah lembur bagi karyawan nantinya.

Hal ini tentu akan membuat pekerjaan HR terasa sangat manual. Ditambah riskan akan kesalahan dan menyebabkan harus mengeceknya lagi untuk yang keduakali.

Prose input data dan penghitungan ini merupakan hal penting yang harus dilakukan agar laporan akhir sesuai dengan form lembur karyawan.

Lalu, bagaimana cara mengatasi proses form lembur karyawan beserta penghitungannya?

Gunakan Aplikasi Pembuat Form Lembur

Pastinya dengan bantuan aplikasi karyawan dan HR akan lebih mudah.

Proses penginputan data dan penghitungan waktu lembur bisa dilakukan secara digital dan online.

Berikut ini keuntungan yang akan didapat:

Pendataan Dilakukan secara Online

Aplikasi dapat digunakan di mana dan kapan saja karena prosesnya online.

Setiap karyawan bisa dengan mudah menulis form lembur karyawan mereka langsung di aplikasi pembuat form lembur tersebut.

BACA JUGA :  Serba-Serbi Menghitung Upah Lembur Karyawan yang Harus HRD Ketahui

Mulai dari absensi online, pencatatan lembur, dan jam pulang.

HR nantinya bisa mengecek kesamaan data yang dilampirkan dengan absensi online.

Apakah sudah sesuai atau tidak.

Data Tersimpan secara Aman

Data-data perusahaan yang sifatnya penting dan rahasia, salah satunya data lembur karyawan ini sudah dipastikan aman.

Aplikasi pembuat form lembur tersebut menggunakan cloud server yang terenkripsi dengan baik sehingga data-data yang ada di dalamnya sudah dipastikan aman.

Efisien, Cepat dan Dapat Diakses secara Mudah

Hadirnya aplikasi pembuat form lembur tentu sebagai solusi dalam mendapatkan hasil kerja yang baik, mudah, aman, dan cepat.

Sudah saatnya, perusahaan mengutamakan keefisienan dalam setiap pekerjaan khususnya pengelolaan data yang sifatnya administratif.

Aplikasi pembuat form lembur bisa menjadi jawaban dalam mewujudkan hal-hal tersebut.

Selain form lembur karyawan yang diakses secara online, aplikasi pembuat form lembur yang juga merupakan aplikasi HR biasanya juga memiliki layanan lainnya seperti pengajuan cuti online, payroll system, slip gaji online, dan masih banyak lainnya.

Kemudahan yang diberikan oleh aplikasi pembuat form lembur yang juga merupakan aplikasi HR ini ditujukan untuk setiap perusahaan dalam memaksimalkan pekerjaan dalam mencapai target yang diharapkan.


Putri Ayudhia

Putri Ayudhia

Putri Ayudhia adalah seorang penulis konten SEO dan blogger paruh waktu yang telah bekerja secara profesional selama lebih dari 7 tahun. Dia telah membantu berbagai perusahaan di Indonesia untuk menulis konten yang berkualitas, SEO-friendly, dan relevan dengan bidang HR dan Psikologi. Ayudhia memiliki pengetahuan yang kuat dalam SEO dan penulisan konten. Dia juga memiliki pengetahuan mendalam tentang HR dan Psikologi, yang membantu dia dalam menciptakan konten yang relevan dan berbobot. Dia memiliki keterampilan dalam melakukan riset pasar dan analisis, yang membantu dia dalam menciptakan strategi konten yang efektif.
https://bloghrd.com