Poin Penting Terkait Shift Malam yang Perlu Diketahui - bloghrd.com

Jenis kompensasi, dasar hukum hingga tips terkait shift malam yang perlu diketahui akan diulas bloghrd.com disini.

Umumnya, perusahaan yang bisnisnya berlangsung lama atau terus-menerus, terutama yang beroperasi penuh selama 24 jam cenderung menerapkan sistem shift atau giliran kerja.

Secara garis besar, sistem kerja shift dapat didefinisikan sebagai pergiliran atau pergantian jam kerja karyawan selama 24 jam.

Tujuan perusahaan menerapkan sistem kerja shift adalah untuk meningkatkan kinerja serta produktivitas karyawan.

Karyawan yang mendapatkan sistem kerja biasanya perlu upaya ekstra untuk beradaptasi lantaran rotasi waktu kerja yang kerap berubah-ubah.

Jam kerja shift di setiap perusahaan pun berbeda-beda, tergantung kebijakan masing-masing perusahaan.

Pada dasarnya, terdapat tiga jenispembagian kerja, yaitu shift pagi, shift siang, dan shift malam, namun kali ini bloghrd.com akan membahas poin-poin penting mengenai shift malam, aturan yang mendasarinya, serta tips-tips yang diperlukan apabila Anda kebagian bekerja di malam hari.

Poin Penting Terkait Shift Malam yang Perlu Diketahui

Dasar Hukum dan Ketentuan Shift Malam

Terkait hal ini, pemerintah telah membuat ketentuan khusus yang mengatur sistem kerja shift malam dalam Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Pada Pasal 76 disebutkan dua jenis karyawan yang tidak boleh dipekerjakan pada shift malam antara pukul 23.00 sampai pukul 07.00.

Pertama adalah pekerja perempuan yang berumur kurang dari 18 tahun dan kedua adalah pekerja perempuan hamil yang menurut keterangan dokter berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan kandungannya apabila bekerja antara pukul 23.00 sampai pukul 07.00.

Beberapa ketentuan lain yang sudah diatur dan perlu diperhatikan oleh pihak perusahaan di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Maksimal jam kerja pada shift malam harus sama atau tidak jauh berbeda dengan sistem full time, yaitu 8 jam per hari dan 40 jam per minggu jika menggunakan sistem 5 hari kerja dalam satu minggu. Kemudian 7 jam per hari dan 40 jam per minggu jika menggunakan sistem 6 hari kerja dalam satu minggu. Jadi intinya adalah seorang karyawan tidak boleh bekerja lebih dari 40 jam per minggu.
  • Jika diharuskan lembur, hanya diperbolehkan maksimal 3 jam per hari. Kerja lembur memang sulit dihindari jika jumlah pekerjaan terlalu banyak dan tidak bisa diselesaikan dalam jam kerja yang sudah diberikan. Dalam hal lembur, pemerintah sudah mengaturnya di Pasal 78 UU Ketenagakerjaan, yaitu harus ada persetujuan dari pihak karyawan yang bersangkutan untuk melakukan lembur dan lembur maksimal 3 jam sehari atau 14 jam seminggu. Perusahaan harus membayar upah tambahan untuk karyawan bekerja lembur.
  • Melapor ke Dinas Ketenagakerjaan jika terjadi perubahan jam kerja dari normal ke shift. Masalah ini sudah diatur dalam Pasal 108 ayat (1) UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
BACA JUGA :  Mengelola Cuti Karyawan Lebih Efektif dengan Software HR

Jenis Kompensasi untuk Shift Malam

Dalam pelaksanaan sistem kerja shift malam, pemerintah harus benar-benar memperhatikan keselamatan dan kesejahteraan karyawan.

Dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kepmenakertrans) No 224 Tahun 2003 disebutkan bahwa perusahaan wajib memberi kompensasi kepada karyawan yang bekerja pada shift malam. Jenis kompensasi yang wajib diberikan di antaranya adalah:

Makanan dan minuman bergizi

  • Makanan dan minuman bergizi tersebut harus sekurang-kurangnya memenuhi 1.400 kalori dan diberikan pada waktu istirahat antara jam kerja.
  • Makanan dan minuman tidak bisa diganti dengan uang.
  • Penyediaan makanan, minuman, peralatan, dan ruangan makan harus layak serta memenuhi syarat kebersihan dan sanitasi.
  • Penyajian menu makanan dan minuman yang diberikan kepada karyawan harus bervariasi.

Keamanan dan keselamatan karyawan selama di tempat kerja

  • Perusahaan wajib menyediakan petugas keamanan di tempat kerja.
  • Menyediakan toilet yang layak dengan penerangan yang memadai dan memisahkan toilet laki-laki dengan toilet perempuan.

Angkutan antar jemput

  • Pengusaha wajib menyediakan antar jemput dimulai dari tempat penjemputan ke tempat kerja dan sebaliknya.
  • Penjemputan dilakukan dari tempat penjemputan ke tempat kerja dan sebaliknya antara pukul 23.00 sampai dengan pukul 05.00.
  • Pengusaha harus menetapkan tempat penjemputan dan pengantaran pada lokasi yang mudah dijangkau dan aman bagi karyawan perempuan.
  • Kendaraan antar jemput harus dalam kondisi yang layak dan harus terdaftar di perusahaan

Tips Atasi Gangguan Tidur akibat Shift Malam

Bekerja pada shift malam pastilah memberikan dampak pada pola hidup, terutama masalah tidur.

Karyawan yang bekerja pada shift ini tidak jarang mengalami beberapa gangguan tidur.

Ada beberapa cara untuk mengatasi gangguan tidur yang diakibatkan kerja shift malam, di antaranya adalah:

  • Sebisa mungkin untuk menghindari kerja overnight shift tanpa henti dan terus-menerus. Hal ini sangat tidak baik bagi tubuh karena pada umumnya waktu istirahat bagi tubuh adalah di malam hari. Dengan tidak bekerja shift malam terus-menerus, karyawan bisa memperbaiki pola tidurnya saat bekerja pada shift pagi.
  • Langsung beristirahat setelah kerja shift malam berakhir. Hindari berkendara sendiri, terutama jika jaraknya cukup jauh. Di dalam peraturan yang sudah diatur UU, perusahaan wajib menyediakan angkutan antar jemput. Jika memang tidak ada, usahakan naik kendaraan umum.
  • Atur suasana kerja yang nyaman untuk bekerja di malam hari sehingga membuat karyawan tidak mengantuk. Gunakan pencahayaan yang terang karena paparan cahaya yang terang akan meningkatkan kewaspadaan dan membantu mengatur jam biologis tubuh agar tetap terjaga selama bekerja.
  • Istirahat dalam keadaan dan suasana yang cukup gelap dengan paparan cahaya rendah. Hal ini dapat membantu otak dan tubuh untuk terlelap di pagi atau siang hari.
  • Ciptakan kebiasaan tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari serta menyiapkan suasana kamar yang nyaman untuk istirahat. Pastikan juga suhu di dalam kamar pas, tidak terlalu dingin atau terlalu panas.
  • Kurangi mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi atau minuman berenergi. Konsumsi kafein yang berlebihan sangat tidak baik bagi tubuh, apalagi bagi karyawan yang bekerja shift malam.
  • Jangan memainkan ponsel, laptop, atau menonton televisi sebelum tidur karena akan menyebabkan susah tidur dan mengurangi jam istirahat.
  • Sesuaikan pola makan dengan makan lebih banyak saat akan bekerja  dan makan lebih sedikit sebelum tidur.
BACA JUGA :  Surat Permohonan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak

Tips Menjaga Tubuh Tetap Fit Selama Shift Malam

Setelah mengetahui cara mengatasi gangguan tidur selama bekerja shift malam, karyawan perlu tahu cara menjaga tubuh tetap sehat.

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar kesehatan tetap terjaga selama bekerja shift malam.

  • Menjaga pola makan tetap teratur tiga kali sehari saat bekerja shift malam. Tidak perlu porsi yang terlalu banyak, asalkan tetap memenuhi kebutuhan gizi. Mengonsumsi camilan dan minum kopi dibolehkan, tapi jangan berlebihan.
  • Setelah jam kerja shift malam berakhir, sebaiknya langsung pulang dan tidur. Jangan ditunda dengan melakukan kegiatan lain seperti bermain ponsel dan menonton televisi.
  • Jangan makan banyak sebelum tidur. Usahakan makan beberapa jam sebelum waktu tidur karena usus dan organ pencernaan juga perlu waktu untuk mencerna makanan.
  • Manfaatkan waktu istirahat untuk sekadar memejamkan mata sebentar jika merasa mengantuk. Kondisi tubuh yang mengantuk akan berdampak pada hasil kerja yang kurang maksimal.
  • Atur waktu istirahat saat hari libur. Manfaatkan waktu yang ada untuk mengganti jam tidur yang kurang saat bekerja. Hari libur juga bisa dimanfaatkan untuk berlibur menyegarkan pikiran ke tempat yang membuat tubuh santai.
  • Jangan lupa mengonsumsi vitamin dan suplemen tubuh. Hal ini penting untuk menjaga kebugaran tubuh selama bekerja shift malam.
  • Perbanyak minum air putih, minum susu, dan – makan buah-buahan sebagai asupan nutrisi.
  • Sempatkan olahraga walaupun sebentar di sore hari sebelum bekerja agar menjaga kondisi tubuh tetap bugar.

Di atas sudah dijelaskan tentang peraturan kerja shift malam, serta kewajiban perusahaan terhadap karyawan yang bekerja di malam hari.

Sebagai karyawan yang bekerja di malam hari, perlu juga menjaga kesehatan agar tubuh tetap bugar.

BACA JUGA :  Capital Gain & Besaran Pajak yang Harus Dikeluarkan

Bekerja shift malam bukan berarti mengabaikan kesehatan tubuh.

Tidur harus tetap terjaga dan pola makan harus sesuai.

Jika terjadi peralihan waktu kerja, sesuaikan kembali waktu tidur agar kondisi tubuh tetap prima.


Putri Ayudhia

Putri Ayudhia

Putri Ayudhia adalah seorang penulis konten SEO dan blogger paruh waktu yang telah bekerja secara profesional selama lebih dari 7 tahun. Dia telah membantu berbagai perusahaan di Indonesia untuk menulis konten yang berkualitas, SEO-friendly, dan relevan dengan bidang HR dan Psikologi. Ayudhia memiliki pengetahuan yang kuat dalam SEO dan penulisan konten. Dia juga memiliki pengetahuan mendalam tentang HR dan Psikologi, yang membantu dia dalam menciptakan konten yang relevan dan berbobot. Dia memiliki keterampilan dalam melakukan riset pasar dan analisis, yang membantu dia dalam menciptakan strategi konten yang efektif.
https://bloghrd.com