Apa yang Dimaksud UMR dan Bagaimana UKM Menyikapi Kenaikan UMR

Apa Itu Definisi, Arti Pengertian UMR Adalah? UMR adalah Upah Minimum Regional yang ditetapkan di suatu wilayah. Baca di bloghrd.com selengkapnya!

Di setiap wilayah di Indonesia, pasti memiliki standar UMR yang berbeda satu sama lain.

Dinana arti juga pengertian UMR adalah kependekan dari Upah Minimum Regional.

UMR adalah upah minimum yang berlaku untuk satu daerah yaitu satu provinsi atau satu kabupaten atau kota.

Perusahaan yang beroperasi di area tertentu harus mengikuti peraturan UMR yang telah diterapkan oleh pemerintah setempat dengan menetapkan UMR wilayah tersebut sebagai upah terendah yang ada di perusahaan.

UMR juga bisa menjadi acuan untuk para pelamar kerja dalam hal meminta gaji ketika melamar di sebuah perusahaan.

UMR bisa menjadi standar bagi para fresh graduate ketika harus melamar kerja untuk pertama kalinya sehingga mereka paham berapa selayaknya upah yang akan diterima dalam satu wilayah.

Penjelasan Lengkap Tentang Arti, Pengertian, Juga Manfaat UMR Adalah Sebagai Berikut

Berdasarkan peraturan Menteri Tenaga Kerja no 01 Tahun 1999 tentang Upah Minimum, UMR dibedakan menjadi:

  1. Upah Minimum Regional Tingkat I (UMK Tk I) atau upah minimum yang berlaku di satu provinsi.
  2. Upah Minimum Regional Tingkat II (UMK Tk II) atau upah minimum yang berlaku di daerah kabupaten/kotamadya atau menurut wilayah pembangunan ekonomi daerah atau karena kekhususan wilayah tertentu.

Apa Itu Definisi, Arti Pengertian UMR Adalah? UMR adalah Upah Minimum Regional yang ditetapkan di suatu wilayah. Baca di bloghrd.com selengkapnya!

Baca Juga : Alasan Kenapa Harus Menentukan Target Pasar Adalah?

Setiap tahun, UMR mengalami kenaikan. Hal ini cukup menjadi tantangan bagi para UKM yang sedang berusaha membangun bisnis mulai dari nol.

BACA JUGA :  Serba-Serbi tentang Undang-Undang Ketenagakerjaan di Indonesia

Lalu cara UKM untuk menyikapi kenaikan UMR setiap tahunnya adalah?

Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan:

1. Meningkatkan kualitas SDM.

Dengan sumber daya manusia yang berkualitas, kelancaran bisnis akan mudah dilakukan.

Selain itu, bisnis lebih berkembang ketika lingkungan kerja diisi oleh SDM yang mumpuni dalam bidangnya.

Ketika kualitas SDM mumpuni, maka akan lebih banyak target bisnis yang tercapai dengan mudah.

Baca Juga : Bagaimana Sistem Aplikasi Cuti Online Untuk Karyawan Bekerja?

2. Menaikkan target.

Salah satu cara agar bisa mengikuti kenaikan UMR yang terjadi setiap tahun adalah dengan cara mendapatkan lebih banyak revenue agar bisa memberikan gaji yang sesuai dengan UMR yang ditetapkan di wilayah tersebut.

Hal ini bisa dicapai dengan menaikkan target yang ditetapkan perusahaan.

Baik target penjualan maupun target rilis produk.

Menaikkan target tentunya harus diikuti dengan kualitas Sumber Daya Manusia SDM yang semakin baik.

Target tinggi tidak akan menjadi masalah ketika sumber daya manusia berkualitas dan mampu mengikuti target yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Baca Juga : 5 Aplikasi Slip Gaji Online dengan Fitur Lengkap untuk UKM

3. Beradaptasi.

Agar bisnis bisa terus berjalan, maka pemilik UKM juga harus pandai beradaptasi.

Mampu beradaptasi merupakan salah satu skill bisnis yang bisa membuat sebuah UKM tetap bertahan.

Beradaptasi dengan perubahan zaman bisa menjadi salah satu contoh yang mudah.

Misalnya saja menambah link penjualan dengan cara via website online atau marketplace.

Karena untuk mengimbangi kenaikan UMR salah satu caranya adalah dengan meningkatkan penjualan.

Atau bisa saja merubah produk untuk selalu mengikuti kebutuhan pasar yang selalu dibutuhkan oleh pelanggan.

Membenahi bisnis model juga bisa menjadi salah satu hal yang bisa dilakukan agar UKM tetap bisa bertahan.

BACA JUGA :  Bingung Pilih Aplikasi HRD Terbaik? Catat, Harus Ada 8 Fitur Ini

Bisnis model yang bisa mengikuti zaman dan mampu mendapatkan lebih banyak revenue tentunya akan lebih menguntungkan.

Baca Juga : Aplikasi Data Pegawai Ini Mempermudah Kinerja UKM

4. Menggunakan Aplikasi Kantor yang Berguna.

Saat ini sudah banyak aplikasi kantor seperti aplikasi HR dan payroll yang bisa digunakan oleh UKM.

aplikasi ini menyediakan banyak fitur yang membantu pemilik UKM untuk menghemat biaya operasional.

Misalkan saja biaya menggaji HR atau pengadaan sistem absensi online.

Proses tersebut bisa lebih dihemat dengan cara menggunakan sistem aplikasi kantor seperti HRIS yang memiliki bermanfaat.

Sehingga pemilik bisnis pun bisa lebih fokus mengembangkan UKM tanpa harus mengeluarkan dana yang banyak.

Baca Juga : Mengenal Peran KPI atau Key Performance Indicator Di Perusahaan

Apa iu definisi, arti pengertian UMR adalah seperti yang dijelaskan diatas. Semoga informasi ini bisa bermanfaat,


Leave a Reply

Your email address will not be published.