Industri Kesehatan: Faktor Pendorong Kesejahteraan Sosial

Industri Kesehatan: Faktor Pendorong Kesejahteraan Sosial!

Dinyatakan bahwa jumlah penduduk di Indonesia pada tahun 2015 sebesar 238.518.000 jiwa dan diproyeksikan akan meningkat sebanyak 271.066.000 jiwa pada 2020 yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Dimana kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi manusia, maka seharusnya ini merupakan jalan bagi industri kesehatan untuk bisa lebih berkembang lagi di Indonesia.

Apa Yang Dimaksud Dengan Kesejahteraan Sosial?

Industri Kesehatan: Faktor Pendorong Kesejahteraan Sosial

Sebagai salah satu bentuk kebutuhan dasar bagi manusia, kesehatan juga dapat diartikan sebagai kesejahteraan sosial masyarakat.

Dimana kesejahteraan sosial masyarakat menjadi salah satu fokus perhatian pemerintah sehingga dibuatlah Undang-undang No. 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial

Pada UU No. 11 Tahun 2009 Pasal 1 ayat (1) Kesejahteraan Sosial diartikan sebagai:

Kesejahteraan Sosial adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu  mengembangkan diri, sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya

Baca Juga : Tanggung Jawab Sosial Dalam Keseimbangan Bisnis Perusahaan

Untuk bisa mencapai kesejahteraan sosial, maka harus dilakukan suatu upaya yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan yang dilakukan Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam bentuk pelayanan sosial yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara, yang meliputi rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial dimana upaya ini juga disebut sebagai Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial.

Di dalam UU No. 11 Tahun 2009, masalah kesehatan yang terkait industri kesehatan setidaknya di singgung sebanyak 3 (tiga) kali dalam kaitannya dengan kesejahteraan. antara lain:

  • Pasal 21 poin (d) tentang penyediaan kesehatan dasar sebagai salah satu langkah dalam penanggulangan kemiskinan.
  • Pasal 9 ayat (3) dimana tunjangan kesehatan dan tunjangan pendidikan termasuk ke dalam jaminan sosial yang diberikan dalam bentuk tunjangan berkelanjutan bagi fakir miskin, anak yatim piatu terlantar, lanjut usia, penyandang cacat fisik, cacat mental, cacat fisik dan mental, eks penderita penyakit kronis yang mengalami masalah ketidakmampuan sosial-ekonomi agar kebutuhan dasarnya terpenuhi.
  • Pasal 15 ayat (2) yang menerangkan bantuan sosial yang diberikan untuk tujuan agar seseorang keluarga, kelompok, dan/atau masyarakat yang mengalami guncangan dan kerentanan sosial dapat tetap hidup dengan wajar antara lain adalah makanan pokok, pakaian, tempat tinggal, dana tunai , perawatan kesehatan dan obat-obatan, akses pelayanan dasar berupa kesehatan dan pendidikan, bimbingan teknis/supervisi, dan penyediaan pemakaman.
BACA JUGA :  Inilah Yang Harus Dipahami Milenial Jika Ingin Menjadi Wirausahawan Terbaik

Berdasarkan hal tersebut, dapat dilihat betapa pentingnya kesehatan sebagai bentuk dukungan agar terciptanya kesejahteraan masyarakat.

Seperti pada poin ke-3 dimana kesehatan menjadi salah satu bentuk bantuan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat tetap dapat hidup dengan normal di tengah guncangan dan kerentanan sosial seperti saat pandemi COVID-19 saat ini.

Baca Juga : Manfaat Sistem HRIS Perusahaan di Industri Manufaktur

Apa Yang Dimaksud Dengan Industri Kesehatan?

Apa Yang Dimaksud Dengan Industri Kesehatan?

Peran industri kesehatan diperlukan untuk dapat mendukung pemerintah dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang memadai bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Secara umum industri kesehatan dapat diartikan sebagai suatu bidang yang menggunakan keterampilan dan alat-alat di bidang kesehatan, pada industri kesehatan sendiri dapat dikategorikan sebagai industri barang dan jasa karena cakupan pada industri ini sangatlah luas.

Menurut Biro Riset BUMN Center LM FEUI pada tulisan tentang Analisa Potensi Layanan Kesehatan Indonesia, menyatakan bahwa sedikitnya terdapat 5 (lima) jenis entitas bisnis yang terkait dengan industri layanan kesehatan yaitu:

  • Rumah Sakit (RS)
  • Klinik
  • Praktek dokter pribadi
  • Apotik
  • Laboratorium

Baca Juga : Berbagai Model Bisnis Baru Menjanjikan di Industri Jasa

Bagaimana Peran Industri Kesehatan Dalam Mendorong Kesejahteraan Sosial Dengan Digitalisasi?

Setelah memahami tentang pentingnya kesehatan terhadap kesejahteraan masyarakat di Indonesia, pertanyaannya selanjutnya adalah bagaimana peran industri kesehatan saat ini dimana terdapat revolusi industri 4.0 dan digitalisasi?

Apakah industri medis ini juga dapat ambil bagian dalam memanfaatkan teknologi untuk memenuhi kebutuhan konsumen?

Langkah nyata yang diambil beberapa perusahaan yang bergerak di bidang industri kesehatan adalah membentuk sistem dimana pasien dapat melakukan konsultasi secara online dimana saja dan kapan saja, hal ini menjadikan kegiatan konsultasi kesehatan lebih efektif dan efisien.

BACA JUGA :  Perbedaan Merger, Konsolidasi, dan Akuisisi Adalah?

Pada kenyataannya, saat ini memang semua industri sudah bergerak untuk bisa beradaptasi pada revolusi industri 4.0 dimana teknologi menjadi benang merah dan semua kegiatan industri dapat dilakukan secara online.

Seperti halnya peran teknologi pada industri kesehatan, seperti pelayanan pasien yang sudah bisa dilakukan secara online hingga pengaturan shift kerja bagi tenaga kesehatan dengan memanfaatkan fitur absensi dari Software HRIS yang ada.

Selain pada industri kesehatan, manajemen SDM juga memanfaatkan teknologi berupa software HRD yang memungkinkan pengelolaan data secara otomatis dengan berbasis teknologi cloud seperti yang dimiliki oleh software HR.

Baca Juga : Aplikasi Shift Kerja Permudah Atur Sistem Kerja Karyawan!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *