Kiat-Kiat untuk Pengusaha Startup dalam Merancang Business Plan yang Efektif

Begini kiat-kiat untuk pengusaha startup dalam merancang business plan yang efektif! Memiliki bisnis startup sendiri kini menjadi impian yang banyak diidamkan oleh kaum milenial.

Kaum muda saat ini tengah berlomba dalam mengasah kemampuan untuk mengeksekusi ide-ide kreatif mereka untuk menciptakan disrupsi di pasar sekaligus memberikan dampak bagi kehidupan khalayak ramai.

Tak heran, kini kita menyaksikan berbagai jenis bisnis yang kreatif bermunculan di pasaran.

Para pebisnis muda memiliki semangat dan gairah tinggi, serta kemampuan yang tidak kalah hebat dengan para owner perusahaan raksasa.

Bagi para CEO (Chief Executive Officer) muda ini, salah satu pekerjaan rumah yang harus mereka kejar adalah persiapan yang matang agar bisnis mereka dapat diserap dengan optimal di pasar.

Kiat-Kiat untuk Pengusaha Startup dalam Merancang Business Plan yang Efektif

Business Plan bagi startup-business-woman-working-on-a-strategy-plan-for-her-new-business-data-plot-flat-lay-logistic-business_t20_ZVd1AR

Salah satu cara terbaik untuk mempersiapkan hal tersebut adalah dengan merancang business plan untuk startup mereka.

Baca Juga : Minat Bisnis Franchise? Pelajari Dulu Arti Waralaba

Business Plan bagi startup

Business plan adalah sebuah rencana atau strategi yang menjabarkan mengenai cara kerja bisnis secara gambling.

Termasuk detail dari permodalan yang dibutuhkan oleh sebuah bisnis agar dapat berjalan dengan baik, sekaligus goal/tujuan yang telah disepakati oleh para founder bisnis tersebut.

Ada tiga pertanyaan krusial yang jawabannya harus terdapat pada business plan dari setiap startup.

Ketiga pertanyaan ini berhubungan dengan investor atau pihak yang akan menginvestasikan uang atau asetnya untuk pembiayaan startup.

Pertanyaan pertama adalah: bagaimana bisnis dalam startup tersebut dapat menghasilkan keuntungan.

Kedua, elemen apakah dalam startup tersebut yang dapat menarik minat investor.

Pertanyaan ketiga adalah bagaimana investor dapat mempercayakan investasi kepada founder.

Berbagai pendekatan dari model bisnis-creating-a-strategy_t20_VKQ1x3

Berbagai pendekatan dari model bisnis

Selain ketiga pertanyaan di atas, para pebisnis pemula juga harus memikirkan pendekatan dari model bisnis startup-nya untuk menentukan strategi yang efektif untuk dieksekusi.

BACA JUGA :  Peranan Sosial Media Untuk Meningkatkan Keuntungan Usaha

Ada sembilan segmen yang harus dipikirkan para CEO startup untuk mematangkan business plan atau strategi bisnisnya.

Segmen pertama adalah segmen porsi nilai bisnis yang dibagi menjadi tiga jenis, yaitu produk dan servis yang menilai barang dan jasa yang dijual dengan kepentingan pelanggan, pain relievers yang menyangkut manfaat barang atau jasa untuk meringankan beban pelanggan, serta gain creators dimana bisnis tersebut dapat memberikan keuntungan kepada pelanggan.

Segmen kedua mengenai pendekatan model bisnis adalah segmentasi pelanggan.

Segmen ini memuat wawasan mengenai target audiens yang ingin dijangkau oleh sebuah bisnis.

Segmen ketiga yang juga masih berhubungan dengan dua segmen diatas adalah tentang medium penyaluran produk atau jasa yang disediakan startup dapat beririsan dengan calon pelanggan.

Selanjutnya, ada segmen hubungan pelanggan dimana para CEO harus menentukan cara terbaik untuk menjalin hubungan yang dinamis kepada para pelanggannya.

Penting bagi para pemimpin perusahaan untuk memikirkan secara mendalam tentang business plan terutama terkait strategi komunikasi yang cocok karena segmen ini berkaitan langsung dengan brand awareness dari perusahaan tersebut, dan sifatnya berkelanjutan.

Baca Juga : Contoh Rumus Excel If untuk Absensi Karyawan

Selain hubungan pelanggan, para CEO juga harus mematangkan segmen aktivitas kunci dari bisnis tersebut.

Segmen ini juga sangat menentukan perkembangan bisnis karena menjadi roda yang menggerakan pertumbuhan bisnis tersebut.

Tiga segmen terakhir yang berkaitan satu dengan yang lainnya adalah segmen sumber daya, segmen mitra kunci, dan segmen pembiayaan struktur.

Ketiga segmen tersebut harus didiskusikan bersama dengan investor agar roadmap dari bisnis startup tersebut dapat disinkronkan sejak awal untuk menghindari perselisihan antara founder dan investor di kemudian hari.

BACA JUGA :  Tentang Etika Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Itulah beberapa kiat bagi para CEO milenial untuk membangun bisnis startup dengan matang sehingga mampu muncul untuk mendominasi persaingan pasar yang kian ketat.

Para pebisnis pemula harus mengerti bahwa setiap elemen model bisnis (Value proposition, customer segments, dan channels) memiliki pendekatan berbeda dalam penyusunan strategi bisnis yang efektif.

Baca Juga : Apa Keuntungan Menggunakan Software Absensi Online


Leave a Reply

Your email address will not be published.