Istilah-Istilah keuangan Anti Mainstream yang Perlu Kamu Ketahui!

Berikut ini adalah beberapa istilah keuangan anti mainstream yang perlu kamu ketahui tersedia hanya di bloghrd.com!

Masyarakat di era modern ini mengenal dan menggunakan istilah-istilah khusus dalam dunia keuangan sebagai kata untuk berkomunikasi, baik secara lisan atau tulisan.

Tujuannya adalah mempermudah penjabaran dari sebuah situasi dan kondisi yang dimaksud.

Ada banyak istilah terkait moneter yang kini cukup umum di kalangan masyarakat awam, seperti bruto (kotor), saham, bitcoin, dan lain sebagainya.

Penggunaan istilah keuangan dalam dialog sehari-hari merupakan hal yang positif bagi kemajuan masyarakat.

Semakin banyak istilah yang dikenal oleh masyarakat, maka akan semakin tinggi pemahaman masyarakat terhadap kondisi keuangan secara umum.

Dengan demikian, mengkomunikasikan berita atau peringatan dalam segi akuntansi dan keuangan menjadi semakin mudah untuk dilakukan.

Beberapa kata atau istilah dalam dunia keuangan kini sudah dianggap lazim dan dipahami oleh banyak orang.

Namun, sebenarnya ada juga istilah-istilah moneter lain yang belum diketahui seutuhnya oleh masyarakat.

Beberapa istilah yang terdengar asing di telinga ini memiliki makna yang menarik dan berguna.

Ini Dia Istilah-Istilah keuangan Anti Mainstream yang Perlu Kamu Ketahui!

Ini Dia Istilah-Istilah keuangan Anti Mainstream yang Perlu Kamu Ketahui!

Berikut ini adalah beberapa istilah dalam dunia keuangan yang perlu dipahami oleh masyarakat.

Inflasi

Kata inflasi merupakan istilah yang digunakan untuk mendefinisikan lonjakan harga-harga barang kebutuhan atau jasa secara terus-menerus sehingga mempengaruhi mekanisme pasar.

Inflasi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, misalnya peningkatan konsumsi masyarakat, besarnya likuiditas pasar, hingga permasalahan distribusi barang.

Inflasi bisa terjadi di negara manapun, dan menyebabkan dampak yang sama terhadap perekonomian negara tersebut, yaitu turunnya nilai mata uang dengan signifikan.

BACA JUGA :  Pasar Persaingan Sempurna: Pengertian dan Ciri-Cirinya

Inflasi sering dipakai untuk mengindikasikan besarnya perubahan.

Salah satu ciri utama untuk mengetahui kapan terjadinya inflasi adalah dengan memperhatikan kenaikan harga yang terjadi secara terus-menerus.

Baca Juga : Manfaat dan Kerugian Revaluasi Aset, Wajib Diketahui!

Likuiditas

Likuiditas merupakan konsep yang fundamental dalam dunia keuangan, juga merupakan salah satu istilah keuangan yang perlu kamu ketahui.

Likuiditas menggambarkan kemampuan pemenuhan kewajiban pelunasan hutang dalam tempo singkat.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan dapat diukur likuiditasnya dari lancarnya pembayaran kewajiban mereka.

Dengan kata lain, likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi pembayaran hutangnya dengan harta yang mereka miliki.

Baca Juga : Ketahui Tentang Peraturan Ketenagakerjaan Di Indonesia

Istilah-Istilah keuangan Anti Mainstream yang Perlu Kamu Ketahui!

Siklus Hidup Asset

Kita tentunya sering mendengar istilah keuangan aset.

Kata aset digunakan untuk mewakili harta atau kepemilikan seseorang yang memiliki nilai tertentu.

Namun, ada faktor dalam aset yang kebanyakan orang tidak memahaminya, yaitu siklus hidup aset yang kita miliki.

Ada empat fase yang menggambarkan siklus hidup aset, yaitu siklus perencanaan, pengadaan aset atau asset procurement, pemeliharaan, dan penghapusan aset.

Fase yang merupakan titik dimulainya identifikasi kebutuhan atas aset dalam perusahaan dinamakan fase perencanaan.

Baca Juga : Hindari Miss Communication Dengan Memahami Istilah-istilah Dalam Ekonomi Ini

Kemudian, ketika sebuah perusahaan membangun, menyusun atau membeli aset yang mereka rencanakan sebelumnya, maka perusahaan tersebut telah memasuki masa perencanaan aset.

Siklus hidup aset selanjutnya adalah fase operasi atau pemeliharaan dimana perusahaan memanfaatkan potensi aset tersebut dengan sepenuhnya.

Di fase ini, aset juga dapat mengalami pembaruan, penggantian, dan perbaikan secara berkesinambungan.

Kemudian, tibalah masa dimana aset mengalami penurunan nilai hingga menjadi tidak lagi berharga, atau perusahaan sudah tidak membutuhkan manfaat dari aset tersebut.

BACA JUGA :  Apa Arti, Pengertian Dan Penjelasan Dari Faktur Penjualan Adalah?

Masa ini dinamakan fase penghapusan aset.

Toleransi risiko

Istilah keuangan yang juga yang tidak kalah pentingnya untuk diketahui masyarakat luas adalah toleransi risiko.

Toleransi risiko digunakan untuk menggambarkan ketidakpastian yang bersedia diterima oleh seorang pelaku ekonomi yang berkaitan dengan hasil kurang baik dari bisnis.

Itulah beberapa istilah dalam dunia keuangan yang perlu dipahami oleh masyarakat luas.

Mari resapi setiap istilah di atas dan menggunakannya dalam berbagai kesempatan agar semakin banyak orang yang mengerti istilah-istilah tersebut.

Beberapa istilah dalam bidang keuangan yang seperti likuiditas dan bear market memang cukup asing di telinga masyarakat awam, namun penting untuk dipahami setiap orang.


Leave a Reply

Your email address will not be published.